" Bagaimana Anda Berpikir menentukan bagaimana anda bertindak. Bagaimana Anda bertindak menentukan Bagaimana Orang lain bereaksi terhadap anda."
Pernah anda mendengar cerita hal ini ?
Cerita Pertama :
Seorang Sales menyambut seorang Konsumen dengan Antusias ?
Tetapi dia hampir mengabaikan Konsumen yang lain ?
Cerita kedua :
Mengapa seorang Pria membuka pintu untuk seorang wanita tetapi tidak untuk wanita lain ?
Cerita ketiga :
Mengapa seorang pegawai akan secepatnya melaksanakan intruksi seorang atasan, tetapi dia menggerutu ketika melakukan apa yang di minta oleh atasan yang lain ?
Cerita Keempat :
Mengapa kita memberi perhatian yang baik kepada seseorang tetapi tidak kepada orang lain ?
Perhatikan Sekeliling anda, Anda akan mengamati beberapa orang menerima Sapaan" Hei, Mac" atau "Hai, Bung " Sementara yang lain menerima sapaan yang Tulus dan penting " Ya, Pak "
Anda akan mengamati sejumlah orang menerima kepercayaan, kesetiaan, dan penghargaan, sementara yang lain tidak.
Perhatikan lebih dekat,Anda akan menemukan bahwa orang yang memperoleh penghargaan terbanyak adalah juga orang yang sukses.
Apa penjelasan dari HAL INI ? yaitu satu kesatuan PIKIRAN. Pikiran yang membuat hal ini terjadi. Orang melihat dari apa yang dilihat dalam diri kita. Kita menerima jenis sapaan yang menurut kita patut diterima.
PEMIKIRAN yang membuat itu terjadi. Orang yang berpikir dia lemah, meski apapun qualifikasi sesungguhnya yang dia miliki, menjadi lemah. Karena itu, pikiran mengatur tindakan.
Jika seseorang merasa lemah, dia akan bertindak demikian. orang yang merasa tidak penting, menjadi tidak penting. Sebaliknya, Orang yang benar-benar berpikir dirinya sama penting dengan tugas itu, menjadi penting.
jadi untuk menjadi Penting, kita harus berpikir bahwa diri kita penting, dan benar-benar harus berpikir demikian, sehingga orang lain pun akan berpikir sama.
Salam Sukses
Erning Oei
Pernah anda mendengar cerita hal ini ?
Cerita Pertama :
Seorang Sales menyambut seorang Konsumen dengan Antusias ?
Tetapi dia hampir mengabaikan Konsumen yang lain ?
Cerita kedua :
Mengapa seorang Pria membuka pintu untuk seorang wanita tetapi tidak untuk wanita lain ?
Cerita ketiga :
Mengapa seorang pegawai akan secepatnya melaksanakan intruksi seorang atasan, tetapi dia menggerutu ketika melakukan apa yang di minta oleh atasan yang lain ?
Cerita Keempat :
Mengapa kita memberi perhatian yang baik kepada seseorang tetapi tidak kepada orang lain ?
Perhatikan Sekeliling anda, Anda akan mengamati beberapa orang menerima Sapaan" Hei, Mac" atau "Hai, Bung " Sementara yang lain menerima sapaan yang Tulus dan penting " Ya, Pak "
Anda akan mengamati sejumlah orang menerima kepercayaan, kesetiaan, dan penghargaan, sementara yang lain tidak.
Perhatikan lebih dekat,Anda akan menemukan bahwa orang yang memperoleh penghargaan terbanyak adalah juga orang yang sukses.
Apa penjelasan dari HAL INI ? yaitu satu kesatuan PIKIRAN. Pikiran yang membuat hal ini terjadi. Orang melihat dari apa yang dilihat dalam diri kita. Kita menerima jenis sapaan yang menurut kita patut diterima.
PEMIKIRAN yang membuat itu terjadi. Orang yang berpikir dia lemah, meski apapun qualifikasi sesungguhnya yang dia miliki, menjadi lemah. Karena itu, pikiran mengatur tindakan.
Jika seseorang merasa lemah, dia akan bertindak demikian. orang yang merasa tidak penting, menjadi tidak penting. Sebaliknya, Orang yang benar-benar berpikir dirinya sama penting dengan tugas itu, menjadi penting.
jadi untuk menjadi Penting, kita harus berpikir bahwa diri kita penting, dan benar-benar harus berpikir demikian, sehingga orang lain pun akan berpikir sama.
Salam Sukses
Erning Oei

Tidak ada komentar:
Posting Komentar